Tuesday, 21 July 2015
# -Nya
Semoga kita senantiasa menjadi pengagum dan pembelajar dari ciptaan-Nya, agar kita pandai bersyukur dan sadar diri.
Wednesday, 3 June 2015
#20 Matahari
Ada satu kebiasaan saya yang agak aneh, mencari matahari. Ada perasaan senang ketika saya mengetahui posisi matahari dan mampu merasakan hangatnya. Mungkin karena lahir di daerah yang sangat panas, Kota Palu.
Kadang, pagi-pagi sekali, saya keluar rumah hanya untuk menunggu matahari terbit. Memastikannya masih terbit di timur. Ada sedikit perasaan lega ketika melihatnya pertama kali muncul di tempat yang sama. Pernah saya bermimpi mendapatinya berada di barat selepas adzan subuh berkumandang.
Siang, di Kota Bandung, lebih sering saya mendapatinya ditutupi awan-awan kelabu. Rindu rasanya, mendapatinya tepat di atas kepala membakar badan ini tanpa awan yang menggumpal di sekitarnya. Hal yang paling menarik adalah ketika alam berkonspirasi dalam menyuasanakan intensitas cahaya dan kelembapan sehingga tercipta 'halo', pelangi melingkar sempurna.
Sore, waktu untuk menikmatinya tenggelam, di sisi barat. Di balik gunung, laut, atau bahkan jalan dan gedung tinggi.
Boy, ada satu teka-teki yang menarik untuk kau buat sendiri jawabannya. Bagaimana mekanisme matahari akan terbit dari barat? Bagaimana skenario Tuhan membuat keteraturan dunia ini hilang? Meski kita tahu pasti, ketidakberaturan di dunia ini memang selalu meningkat. Itu hukum alam.
Kadang, pagi-pagi sekali, saya keluar rumah hanya untuk menunggu matahari terbit. Memastikannya masih terbit di timur. Ada sedikit perasaan lega ketika melihatnya pertama kali muncul di tempat yang sama. Pernah saya bermimpi mendapatinya berada di barat selepas adzan subuh berkumandang.
Palu, 06:30, 11 bulan yang lalu
Sore, waktu untuk menikmatinya tenggelam, di sisi barat. Di balik gunung, laut, atau bahkan jalan dan gedung tinggi.
Boy, ada satu teka-teki yang menarik untuk kau buat sendiri jawabannya. Bagaimana mekanisme matahari akan terbit dari barat? Bagaimana skenario Tuhan membuat keteraturan dunia ini hilang? Meski kita tahu pasti, ketidakberaturan di dunia ini memang selalu meningkat. Itu hukum alam.
Friday, 29 May 2015
#19 Life Is Like Riding A Bicycle
"Life is like riding a bicycle. To keep your balance, you must keep moving on," said Albert Einstein.
So, i got two questions. Can't we be in balance condition (on a bicycle) without moving on? Or what kind of force act on bicycle so we can maintain the balance condition "easier"?
Anyone?
So, i got two questions. Can't we be in balance condition (on a bicycle) without moving on? Or what kind of force act on bicycle so we can maintain the balance condition "easier"?
Anyone?
Thursday, 28 May 2015
#18 Bahasa
Menurut KBBI, "bahasa 1/ba·ha·sa / n 1 Ling sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri;"
Sumber: http://kbbi.web.id/bahasa
...
Sumber: http://kbbi.web.id/bahasa
...
Sungguh, pokok dari bahasa adalah penyampaian dan penerimaan informasi. Beberapa orang menyampaikan dalam bahasa negara/adat mereka masing-masing. Ada yang disampaikan dalam bentuk gerakan. Beberapa menyampaikan dalam bentuk musik instrumental yang indah. Adapula yang menyampaikan melalui angka dan simbol matematis. Pun, alam berbicara melalui gejala-gejala dan kondisinya.
Kawan, banyak informasi di dunia ini yang disampaikan melalui tiap-tiap bahasanya masing-masing. Tinggal bagaimana kita memahami maksudnya.
Tuesday, 5 May 2015
#17 Sudahkah?
Sudahkah ku katakan padamu, Indi?
Bahwa tidak ada yang terjadi karena kebetulan.
Nothing happens by chance, bahasa kerennya.
Segala output hari ini adalah hasil dari input-input sebelumnya.
Bahwa tidak ada yang terjadi karena kebetulan.
Nothing happens by chance, bahasa kerennya.
Segala output hari ini adalah hasil dari input-input sebelumnya.
#16 Rupa Malam
Bung, ingatkah kau?
Aku seorang pria pengelana malam
Aku berjalan di dingin anginnya
Menyusuri celah sempit tembok
Liar ke mana-mana
Bung, sudah ku arungi segala rupa malam
Malam rupanya berbeda di tiap insan
Aku seorang pria pengelana malam
Aku berjalan di dingin anginnya
Menyusuri celah sempit tembok
Liar ke mana-mana
Bung, sudah ku arungi segala rupa malam
Malam rupanya berbeda di tiap insan
Subscribe to:
Posts (Atom)

